Selamat datang di website resmi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang


PEMANTAUAN DI DERMAGA PADANG BAI, ANTISIPASI NATAL 2017 DAN MENYAMBUT TAHUN BARU 2018


KARANGASEM - Nampaknya lonjakan penumpang yang menggunakan transportasi laut tak begitu signifikan, seperti yang terjadi ketika hari raya lebaran tiba. Namun demikian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) tetap melakukan kesiapsiagaan di beberapa titik penyebrangan, seperti di Pelabuhan Gilimanuk, Padang Bay, dan Benoa. Penempatan tim SAR juga didukung dengan kesiapan Alut (Alat Utama).

Kepala Kantor Basarnas Bali, Ketut Gede Ardana, S.E. terjun langsung melakukan pemantauan di Dermaga Padang Bai, Minggu (24/12/2017). Di sana ia juga berkoordinasi dengan pihak KNKT yang merupakan mitra kerja dalam hal keselamatan transportasi. Pada kesempatan tersebut, Ardana menyampaikan bahwa tim nya siap untuk dikerahkan guna mendukung kesiapan mengantisipasi arus transportasi saat perayaan natal ataupun menjelang tahun baru. "KN SAR Arjuna 229 sudah ready di Pelabuhan Benoa, siap dikerahkan jika diperlukan sewaktu-waktu dalam mengantisipasi kecelakaan di laut, tapi semoga hal itu jangan sampai terjadi," ungkapnya. Selain kesiapan kapal, kekuatan di perairan juga didukung adanya RIB serta rubberboat, yang alokasinya ditempatkan di beberapa titik strategis untuk mempercepat pergerakan jika memang diperlukan.

Kepala Sekretariat KNKT Bambang Sudaryono saat ditemui di Karangasem, Minggu (24/12) mengatakan bahwa pihaknya telah memantau kesiapan sejumlah penerbangan, maritim serta angkutan darat dalam rangka hari natal dan menyambut tahun baru. Penting untuk menyiapkan segala aspek demi memastikan keselamatan para penumpang.

Sementara itu dituturkan oleh Ardana, prihal upaya antisipasi tim SAR membantu memberikan kenyamanan dan jaminan keselamatan bagi para pengguna berbagai moda transportasi. "Selain penempatan di pintu penyebrangan, ada juga penempatan personil dan Alut di Bandara Udara Ngurah Rai, terminal-terminal angkutan darat, dan lokasi pariwisata," jelasnya. Respon time yang cepat merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan operasi SAR. "Melalui upaya kesiapsiagaan ini, nantinya tim SAR dapat bergerak cepat memberikan pertolongan maupun pencarian apabila terjadi sesuatu sehingga dapat menekan adanya korban jiwa," ujarnya. (ay/ hms dps)



Kategori General Berita .
Pengunggah : dimas
25 December 11:45 WIB